Selasa, 02 Agustus 2016

haiii,, selamat datang di blog FCM ~ 
semoga bermanfaat yaa blog nya , terima kasih ;)


KONFIGURASI DNS SERVER PADA SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN


Sebelum kita mengkonfigurasi DNS Server pada sistem operasi linux debian kita harus mengenal apa itu , netmask, network, gateway, ip address dan dns itu sendiri. agar kita dapat dengan mudah mengkonfigurasi dns pada sistem operasi linux debian tersebut.

hal yang paling penting untuk mengkonfigurasi DNS itu adalah kita mengenal dulu apa itu ip address.
Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

selanjutnya kita akan bahas apa itu network, network adalah Segmen jaringan, dengan kata lain bisa disebut juga sebagai pengelompokan suatu jaringan dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router. Dalam satu jaringan LAN maka IP Network tentu akan sama.

kemudian gateway, gateway adalah suatu gerbang yang menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih.
netmask adalah
broadcast adalah Alamat ini digunakan untuk mengirim/menerima informasi yang harus diketahui oleh seluruh host yang ada pada suatu jaringan. Seperti diketahui, setiap paket IP memiliki header alamat tujuan berupa IP Address dari host yang akan dituju oleh paket tersebut. Dengan adanya alamat ini, maka hanya host tujuan saja yang memproses paket tersebut, sedangkan host lain akan mengabaikannya.
dan yang terakhir apa itu dns, dns atau Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

sebelum mengkonfigurasi DNS Server kita akan buat IP Address terlebih dahulu.
  • Setelah selesai menginstall debian, kita langsung masuk ke perintah nano /etc/network/interfaces untuk memasukan ip yang akan kita pakai untuk mengkonfigurasi DNS Server 
 
  • langkah selanjutnya untuk setelah masuk ke perintah tersebut, kita langsung masukan ip address, netmask, network,  broadcast, dan gateway yang kita inginkan.
setelah selesai kita ketik ctrl + x > y enter agar ip yang tadi kita suda dibuat dapat tersimpan.
  • langkah selanjutnya kita restart ip yang sudah kita buat di atas dengan perintah service networking restart  seperti gambar dibawah.
  •  setelah itu kita coba cek ip kita apakah sudah dapat atau belum dengan perinta ifconfig

setelah membuat ip seperti gambar diatas, sekarang saatnya kita mengkonfigurasi DNS Server. 

1. Langkah pertama untuk mengkonfigurasi DNS Server yaitu kita install terlebih dahulu bind9 nya. dengan

    perintah apt-get install bind9 -y. Seperti gambar dibawah.
2. Kemudian kita masuk ke folder cd e/etc/bind agar dapat mengkonfig dengan gampang.

3. Setelah itu kita akan buat nama domain kita dengan perintah nano named.conf.local lalu edit sesuai
    gambar dibawah.  
4. Salin file agar lebih mudah, dengan cara cp db.local fitria dan cp db.127 ip
5. Edit file db.fitria dengan cara nano fitria, kemudian edit seperti gambar dibawah.

#kita ganti nama localhost menjadi nama domain yang sudah kita dibuat.dengan cara ketik ctrl w + y kemudian tulis localhost >enter> nama domain >enter> A.
setelah selesai mengedit kita save dengan perintah ctrl + x > y enter

6. Edit file db.127 ip, dengan cara  nano ip, kita edit seperti gambar berikut.
#note : untuk angka 1 yang di kotak merah itu adalah angka ip address kita. apabila angka ip address kita
          192.168.1.12, maka angka yang kita tuliskan disitu adalah 12. saya menggunakan angka 1 karna ip
          yang tadi dibuat adalah 192.168.1.1.

7. kita edit file dengan cara nano /etc/resolv.conf dan edit seperti gambar dibawah.

8. Setelah selesai kita restart bind9 dengan cara service bind9 restart
9. Setelah berhasil kita coba DNS Server yang tadi sudah kita buat dengan cara nslookup nama domain
    kalian dan nslookup ip kalian.




## kalau sudah di nslookup dan terdapat keterangan seperti gambar diatas. itu berarti DNS Server yang sudah kita buat berhasil.

SEKIAN TUTORIAL KONFIGURASI DNS SERVER
SEMOGA BERMANFAAT :) TERIMA KASIH DAN SELAMAT MENCOBA :)